PhoneLads

Info seputar Sepakbola terbaru

Inggris Tanpa Drinkwater, Siapa Harus “Angkut Air”?

Sebuah keputusan berani diambil pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson. Dia tidak memiliki banyak opsi untuk gelandang bertahan di skuad untuk Piala Eropa 2016.

Ini tidak lepas dari pencoretan Danny Drinkwater, yang sempat masuk daftar provisional. Dia seolah menjadi garansi untuk mensterilkan ancaman di lini tengah.

Tengok saja predikat Drinkwater sebagai pelepas tackle terbanyak di kompetisi kasta teratas Inggris. Berkat performa solid Drinkwater dan N’Golo Kante, Leicester ‘cuma’ menderita 36 kali kemasukan.

Pencoretan Drinkwater turut dikritik oleh eks striker timnas Inggris, Alan Shearer. Menurut dia, Hodgson terlalu memikirkan lini serang.

Dari 23 pemain, lima di antaranya merupakan striker. Mereka adalah Harry Kane, Wayne Rooney, Jamie Vardy, Daniel Sturridge, Marcus Rashford.

“Mereka tentu saja akan mencetak gol. Namun, saya mengkhawatirkan pertahanan tim,” ucap Shearer seperti dilansir BBC.

Pendapat Shearer mungkin benar menilik deretan opsi tersisa untuk bertarung di lini tengah. Hanya ada Jack Wilshere, Jordan Henderson, James Milner, dan Erik Dier.

Mengacu kecenderungan pada babak kualifikasi, Milner dan Henderson bakal mengunci posisi inti dalam formasi 4-3-3. Padahal, statistik mereka dalam membendung serangan tidak lebih baik dari Drinkwater.

Dier mungkin bisa menjadi solusi pas. Dia mengungguli Drinkwater dalam hal intercept dan cukup intens melancarkan tackle.

Akan tetapi, ada kekhawatiran karena opsi di sektor belakang bakal terpangkas apabila Dier ditarik ke lini tengah. Hodgson menyisakan Gary Cahill, Chris Smalling, dan John Stones.

Bagaimana dengan Wilshere? Statistik dia untuk aspek tackle dan intercept berada di urutan terbawah. Lagi pula, Wilshere belum pernah bermain 90 menit untuk Arsenal sejak September 2014.

sumber; kompas



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *